Pages

Showing posts with label Aki. Show all posts
Showing posts with label Aki. Show all posts

Friday, December 10, 2021

Pengertian CCA, RC, dan AH pada Aki Mobil

Arti CCA, RC, AH pada Aki – Aki atau accumulator merupakan salah satu komponen terpenting yang ada pada sistem kelistrikan kendaraan. Di mana aki ini digunakan sebagai suplai tenaga listrik dan penyimpan arus listrik pada kendaraan.

Pengertian CCA aki mobil







Pada kendaraan ada banyak sistem kelistrikan. Di antaranya, yaitu electric starter, pengapian, serta kelistrikan body (meliputi lampu-lampu, klakson, wiper, washer, dan lain-lain).

Adapun yang paling membutuhkan arus listrik di antara sistem kelistrikan tersebut, yaitu pada electric starter.

Sistem starter merupakan sistem kelistrikan yang murni bersumber dari aki. Karena sistem starter selalu bekerja dalam kondisi mesin belum hidup.

Apabila mesin sudah hidup, maka sistem kelistrikan lainnya dapat disuplai oleh sistem pengisisan, sehingga aki tidak drop. Hal inilah yang membedakan antara sistem kelistrikan starter dengan sistem kelistrikan lainnya. Jadi, kondisi aki ini harus selalu dijaga dan dirawat agar selalu optimal.

Pada aki ada tiga (3) istilah yang dipakai untuk menunjukan kapasitas (ampere) dari aki itu sendiri. Ketiga istilah tersebut, yaitu CCA (Cold Cranking Ampere), RC (Reserve Capasity), dan AH (Ampere Hour). Baik digunakan pada aki mobil atau motor.

CCA (Cold Crangking Ampere) Aki Mobil


CCA adalah istilah pada aki yang menunjukan kemampuan aki ketika masih terisi penuh akan mengeluarkan arus listrik (dalam satuan ampere) saat kondisi dingin (-17,8o C) selama 30 detik.

Tiap – tiap sel aki tegangannya akan dipertahankan sebesar 1,2 volt atau lebih. Contohnya, apabila sebuah aki ada 6 buah sel, maka tegangan total yang dipertahankan adalah 7,2 volt.

Secara sederhananya, CCA pada aki mobil ini dapat diartikan sebagai kemampuan aki saat terisi penuh, kemudian mengeluarkan arus listrik untuk menstarter atau menyalakan mesin mobil dalam kondisi dingin selama 30 dtk.

RC (Reserve Capasity) Aki Mobil


RC adalah istilah pada aki yang menunjukkan kapasitas cadangan untuk mensuplai kebutuhan arus listrik ke sistem kelistrikan body dan pengapian jika sistem pengisisan tidak bekerja.

Pengertian Reserve Capacity sendiri merupakan jumlah waktu (dalam menit) pada aki ketika terisi penuh mampu memberikan arus listrik sebesar 25 ampere pada suhu 27o C.

Setiap sel aki tegangannya tidak boleh turun di bawah 1,75 volt. Misalnya, jika aki yang mempunyai 6 sel, maka tegangan minimum aki tersebut sebesar 10,6 volt.

AH (Ampere Hour) Aki Mobil


CCA aki mobil - cas aki mobil listrik







Istilah Ah dipakai pada aki untuk menunjukkan jumlah arus listrik aki yang diisi penuh agar dapat menyediakan arus selama 20 jam pada suhu 27o C tanpa mengalami penurunan tegangan tiap sel di bawah 1,75 volt.

Contohnya, sebuah aki bekerja secara terus-menerus mengalirkan arus sebesar 5 ampere selama 10 jam, maka aki tersebut berkapasitas 50 Ah (Ampere hour).

Adapun besarnya kapasitas aki dalam Ah (ampere hour) dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut.

AH = I x H
Keterangan
AH adalah kapasitas aki
I adalah arus listrik (ampere)
H adalah waktu (jam)

2 Jenis Pengisisan Aki yang Biasa Digunakan

Metode pengisisan aki terdiri atas dua (2) jenis. Kedua pengisian tersebut, yaitu sebagai berikut.

1.    Pengisian Aki Lambat 

Proses pengisian aki lambat akan berjalan sangat lama, karena pengisisan ini dilakukan dengan arus listrik yang kecil. Kebanyakkan orang melakukan cara ini karena dinilai lebih aman dalam pengecasan. Jadi, Anda dapat melakukan pengisian aki selama semalaman di rumah tanpa khawatir aki Anda meledak.

Tujuan dari pengisisan aki lambat ini untuk menghindari aki mengalami overheat sewaktu pengecasan yang dilakukan sangat lama. Arus listrik yang diberikan maksimal 10 persen saja. Jadi, aman untuk ditinggal tanpa perlu diawasi.

Lamanya waktu pengecasan aki dengan metode ini tergantung kapasitas aki milik Anda tersebut. Untuk mengetahuinya, Anda dapat menghitung sendiri dengan rumus sebagai berikut.

Anda harus menhitung besar arus pengisiannya kemudian dikali dengan tegangan aki. Contohnya, Anda memiliki aki 12 volt berkapasitas 45 Ah.

Maka, cara menghitungnya yaitu 45 x 10% = 4,5 A. Kemudian, gunakan rumus berikut.

(Kapasitas Aki / Arus Pengisian) + {20% x (Kapasitas Aki / Arus Pengisian)}

(45 Ah / 4,5 A) + {20% x (40 Ah / 4,5 A) = 10 + 2 = 12 jam

Jadi, jika Anda mempunyai aki mobil 12 volt 45 Ah, lamanya pengisian hingga aki penuh adalah 12 jam yang menggunakan charger dengan arus 10 % saja.

Baca juga: Berapa Sih Harga Jual Aki Rusak

2.    Pengisian Aki Cepat 

Adapun untuk pengisian cepat, arus yang digunakan mencapai 40 %. Dengan charger tersebut, proses pengisian menjadi lebih cepat sehingga Anda dapat segera menjalankan mobil kembali.

Metode ini sering dipakai oleh bengkel – bengkel kendaraan untuk mengisi aki pelanggan mereka. Cara menghitung lamanya pengisian aki mobil menggunakan metode ini tidak jauh berbeda dengan metode pengisian lama. Hanya pengalian arusnya saja yang berbeda.

Contohnya, pada kasus aki mobil yang sama yakni aki 12 volt berkapasitas 45 Ah. Maka, perhitungannya adalah 45 x 40 % = 20,25 A.

Dengan rumus yang sama, yakni sebagai berikut.

(45 Ah / 20,25 A) + {20% x (45 Ah / 20,25 A)} = 2,2 + 0,44 = 2,66 jam = 2 jam 40 menit.

Jadi, lamanya pengisian aki 12 volt 45 Ah menggunakan charger arus 40% adalah 2 jam 40 menit.

Waktu yang terbilang cepat untuk mengecas aki hingga penuh. Pun sangat tepat bagi Anda yang melakukan servis kendaraan rutin. Namun, jika Anda menggunakan metode pengisian cepat ini untuk dilakukan sendiri di rumah, sebaiknya lakukan perhitungan di atas. Agar dapat diketahui kapan waktunya aki terisi penuh sehingga charger dapat segera dilepas.

Kecuali, bila charger memakai teknologi auto cut off on full charge. Maka, tidak perlu khawatir lagi jika aki sudah penuh. Karena alat ini akan secara otomatis memutuskan arus pengisian.   

Itulah sedikit ulasan mengenai arti CCA, RC, dan AH pada aki mobil. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari informasi tentang aki motor atau mobil.

Baca Juga: Fungsi dari 7 Komponen Alternator pada Mobil yang Perlu Kita Ketahui

Wednesday, December 8, 2021

5 Jenis Aki Motor, Baik Kelebihan dan Kekurangannya disertai Tips Jitu Memilih aki Motor

5 jenis aki motor yang wajib diketahui

5 Jenis Aki Motor - Memiliki aki motor yang awet dan berkualitas baik menjadi dambaan bagi setiap pemilik motor. Aki merupakan salah satu bagian yang sangat vital untuk menunjang performa sebuah motor.

Jika aki motor kualitasnya buruk, tentunya motor Anda tidak akan nyaman dikendarai. Apalagi jika aki yang digunakan mengalami kerusakan. Motor pun tidak dapat digunakan. Karena motor tidak dapat dinyalakan. Langkah perawatan aki motor pun menjadi sangat diperlukan bagi pemilik motor tersebut.

Di lain sisi, sekadar perawatan saja tidak cukup. Karena aki motor termasuk barang habis pakai yang lama – kelamaan performanya akan terus menurun hingga drop. Untuk itu setiap pemilik motor harus bijak dalam memilih aki motor berkualitas baik.

Setidaknya, ada 5 jenis aki motor yang dapat Anda pilih untuk motor kesayangan Anda. Dalam artikel kali ini, Gitomotor akan membahas secara detail mengenai jenis aki motor dan 6 tips jitu dalam memilih aki motor yang awet.


5 Jenis Aki Motor


5 jenis aki motor serta kelebihan dan kekurangannya
ilustrasi macam-macam jenis aki(pixabay.com/dengri)

Aki yang digunakan pada motor tegangannya sebesar 12 volt dengan ampere yang bervariasi. Setidaknya, ada 5 jenis aki yang digunakan di motor.

Meski banyak jenisnya, tetapi fungsi dan kegunaan aki motor tetap sama. Fungsinya, yaitu sebagai suplai tenaga kelistrikan motor dan penyimpan energi listrik.

Aki motor terdiri atas lima (5) jenis. Kelima jenis aki tersebut, yaitu sebagai berikut.

1.    Aki Basah

5 jenis aki motor, salah satunya aki basah
ilustrasi aki motor basah(instagram.com/tokoakiharapanjaya_ptk)

Banyak bengkel dan toko onderdil yang menjual jenis aki ini. Dapat dibilang jenis aki ini memang dikenal sebagai aki standar untuk motor. Di dalam aki basah terdapat kandungan cairan elektrolit yang berupa asam sulfat (H2SO4).

Meskipun ada 5 jenis aki motor yang banyak beredar di pasaran, aki basah masih sangat popular di kalangan pecinta motor. Di samping karena harganya yang ekonomis, juga bisa dipakai beberapa kali selama aki masih dapat dicas.

Maka, tak heran aki basah menjadi yang paling banyak dipilih dan digunakan. Baik di motor, mobil, bahkan di kendaraan/ unit alat berat.

Kelebihan Aki Basah

Beberapa kelebihan aki basah, antara lain sebagai berikut.

  • Mudah didapatkan di bengkel atau toko – toko onderdil. Jadi, tidak sulit untuk mencarinya.
  • Dapat dipakai berulang kali selama masih bisa dicas. Asalkan tahu cara merawatnya.
  • Harganya paling murah dibandingkan jenis aki lainnya.

Kekurangan Aki Basah

Adapun kekurangan aki basah yang perlu Anda ketahui, yaitu sebagai berikut.

  • Cairan elektrolit di dalam aki basah mudah menguap. Maka, perlu pengecekan rutin ketinggian(volume) air aki.
  • Cairan elektrolit tersebut mengandung asam tinggi. Jadi, jika aki bocor atau tumpah, akan mengakibatkan kerusakan dan korosi pada bodi aki dan terminalnya. Bahkan dapat mengenai bagian – bagian motor kesayangan Anda.

2.    Aki Kering (Maintenance Free)

5 jenis aki motor, salah satunya aki kering mf
ilustrasi aki kering mf(instagram.com/tokoakiharapanjaya_ptk)

Tipe aki ini sering dipanggil dengan nama aki kering. Aki ini menjadi andalan karena perawatannya yang mudah. Juga dari 5 jenis aki motor lainnya, jenis ini termasuk aki yang aman karena bodinya disegel dengan kuat. Sehingga, dapat menahan cairan elektrolit yang menguap.

Karena aki kering tersegel dengan kuat, maka Anda tidak perlu mengecek volume/ ketinggian air aki. Tingkat penguapan aki kering sangat kecil, sehingga bebas perawatan dan sangat praktis. Maka, tak heran dari 5 jenis aki motor yang lain, aki kering cukup banyak dipilih.

Kelebihan Aki Kering

Aki kering ada beberapa kelebihan. Di antaranya, sebagai berikut.

  • Tidak perlu mengecek ketinggian air aki sehingga bebas perawatan.
  • Dapat digunakan pada kendaraan yang banyak modifikasi atau tambahan aksesoris yang menambah beban listrik.
  • Penggunaannya yang praktis dan aman digunakan.

Kekurangan Aki Kering

Beberapa kekurangan aki kering, antara lain sebagai berikut.

  • Harganya cukup mahal di antara 5 jenis aki motor lainnya.
  • Umur pakainya yang relatif cukup singkat.
  • Tidak dapat dipakai berulang – ulang. Hanya sekali pakai saja.

3.    Aki Kalsium

5 jenis aki motor, yaitu salah satunya aki kalsium
ilustrasi aki kalsium(instagram.com/shopanddrivesolonusukan)

Aki kalsium hampir mirip dengan aki basah (tidak banyak perbedaan). Hanya saja, kutup positif dan negatif pada aki kalsium terbuat atas bahan material kalsium.

Sekadar info! Jenis aki kalsium kurang begitu populer di kalangan pengendara motor.

Meskipun kurang populer, aki kalsium dapat menjadi alternatif dalam menunjang kebutuhan tenaga listrik bagi motor. Karena aki kalsium cukup ekfektif dan harganya yang terjangkau.

Kelebihan Aki Kalsium

Berikut ini kelebihan aki kalsium, yaitu:

  • Kemampuan dan kualitas aki kalsium lebih unggul dibanding aki basah. Khususnya dalam hal penyimpanan energy listrik. Karena aki kalsium memakai bahan kalsium pada kutub – kutubnya. Di mana dinilai sangat efektif untuk menyalurkan listrik.
  • Harganya yang cukup terjangkau. Jadi, dapat menjadi salah satu alternatif bila tidak ada aki basah.

Kekurangan Aki Kalsium

Adapun kekuarangan aki kalsium, antara lain sebagai berikut.

  • Karena kurang populer di masyarakat, maka bengkel dan toko onderdil jarang yang menjual aki kalsium. Walaupun harganya yang murah.
  • Jenisnya yang tak beda jauh dari aki basah, aki kalsium sering dianggap jenis yang nanggung. Mengingat hanya beda di bahan pembuatan pada kutub – kutubnya saja.

4.    Aki Hybrid

5 jenis aki motor, yaitu salah satunya aki gs hybrid
ilustrasi aki gs hybrid(youtube.com/bang ma~il)

Aki hybrid merupakan gabungan antara aki kalsium dan aki basah. Aki ini mempunyai kutub positif yang terbuat dari bahan low antimonial. Di mana bahan tersebut juga ada di aki basah. Adapun pada kutub negatif menggunakan bahan yang sama pada aki kalsium, yaitu bahan kalsium.

Aki hybrid memiliki umur pakai yang lebih lama daripada aki basah. Selain itu, juga tingkat penguapannya lebih rendah dibanding aki basah.

Kelebihan Aki Hybrid

Gitomotor akan menyebutkan 2 kelebihan aki hybrid, yaitu sebagai berikut.

  • Di antara 5 jenis aki motor lainya, aki hybrid memiliki usia pakai yang lebih lama. Apalagi bila dibandingkan dengan aki basah, aki kalsium, atau aki kering.
  • Tingkat presentase penguapan aki hybrid lebih kecil daripada aki basah.

Kekurangan Aki Hybrid

Berdasarkan temuan di lapangan, Gitomotor merangkung kekurangan yang ada di aki hybrid. Kekurangan tersebut, yaitu sebagai berikut.

  • Cairan elektrolit aki hybrid dapat membahayakan body aki itu sendiri.
  • Jenis ini jarang diketahui atau dikenal masyarakat awam.
  • Jarang ditemukan di tempat bengkel – bengkel motor. Jadi, sering kali para konsumen menganggap aki hybrid tidak banyak diminati (atau tidak laku).

5.    Aki Gel

5 jenis aki motor, salah satunya aki gel
ilustrasi aki gel(instagram.com/garage_store_01)

Aki gel memakai cairan elektrolit berbentuk gel yang tidak mudah bocor. Jadi, dapat mencegah terjadinya korosi. Fitur baru yang menggunakan gel ini tidak dijumpai di jenis aki motor lain.

  • Aki gel mempunyai umur pakai yang terbilang lama. Bahkan hingga 2 kali lipat lebih lama dari jenis aki lainnya. Perawatan aki gen ini juga minim.
  • Karena bentuknya yang gel, maka Anda jadi tidak perlu repot mengecek ketinggian air aki.

Kelebihan Aki Gel

Beberapa kelebihan aki gel yang perlu dipahami, yaitu sebagai berikut.

  • Karena sudah menggunakan gel, sehingga perawatannya simple. Anda tidak perlu repot – repot memeriksa air akinya.
  • Masa atau umur pakai yang lebih lama dari pada jenis aki lain. Jadi, dapat menjadi pertimbangan dalam memilih aki motor terbaik.
  • Tidak mudah bocor apalagi tumpah, karena elektrolitnya berbentuk gel.

Kekurangan Aki Gel

Ada dua kekurangan aki gel. Di antaranya, yaitu sebagai berikut.

  • Harganya yang terlapaui mahal.
  • Susah untuk mendapatkanyam karena merupakan jenis aki terbaru. Jadi, jarang ada atau belum tersedia baik di bengkel – bengkel atau di toko onderdil.
Baca juga : All New Yamaha Nmax 155, Penambahan Kapasitas Tangki Bensin


6 Tips jitu Memilih Aki Motor yang Awet


5 Jenis Aki Motor, Baik Kelebihan dan Kekurangannya disertai Tips Jitu Memilih aki Motor
ilustrasi memilih aki yang tepat(pixelbay.com/carlosalvarenga)

Untuk motor kesayangan, mencarikan aki motor yang awet tidaklah mudah. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih aki berkualitas tersebut.

Kalau hanya mencocokkan dengan aki standar pabrikan (yang sama dengan aki bawaan motor), tentu mudah. Namun, bila aki standar tidak ada, kamu harus menggantinya dengan aki yang lainnya atau dari 5 jenis aki motor berbagai merk.

Gitomotor akan membagikan 6 tips memilih aki motor yang awet dan berkualitas. Keenam tips tersebut, yaitu sebagai berikut.

1.    Aki Disesuaikan dengan Spesifikasi Motor

Tidak semua tipe motor cocok dengan setiap jenis aki. Anda harus menyesuaikan aki dengan spesifikasi motor. Karena pernah kejadian oleh para pemilik motor bahwa aki yang telah dibelinya ternyata tidak cocok dengan motor mereka. Oleh sebab itu, pentingnya mengetahui jenis - jenis aki yang cocok dengan spesifikasi motor Anda.

2.    Memilih Jenis Aki yang Tepat

Untuk dapat memilih sendiri jenis aki yang cocok dengan motor kesayangan Anda, kenali dahulu 5 jenis aki motor yang ada dipasaran. Seperti aki basah, aki kering, aki kalsium, aki hybrid, dan aki gel. Pastikan dari 5 jenis aki motor tersebut telah sesuai spesifikasi motor.

3.    Pastikan Membeli Aki Motor di Bengkel atau Toko yang Terpercaya

Dengan membeli aki motor di bengkel atau toko yang terpercaya, maka produk yang dijual pun terjamin kealsiannya. Mereka akan menjual aki motor yang bekualitas saja (tidak KW). Bahkan mendapat jaminan bahwa Anda akan memperoleh produk yang terbaik.

4.    Hindari Membeli Aki Bekas atau Aki Rekondisi

Memang aki bekas terbilang harganya yang murah. Akan tetapi, aki bekas diragukan kualitasnya dan beresiko untuk jangka panjang. Karena dari riwayat atau kondisi aki motor tersebut, kita tidak tahu. Ada kemungkinan pemilik lama tidak merawat akinya dengan baik, sehingga aki menjadi mudah rusak dan soak. Jadi, membeli aki baru lebih direkomendasikan.

5.    Pertimbangan dari Segi Merk Aki

Tidak dapat dipungkiri bahwa aki yang bermerk terjamin kualitasnya. Anda dapat memilih aki dengan merk yang berkualitas tapi juga harus cocok di motor Anda. Lihatlah ulasan atau review tentang merk aki yang awet dan berkualitas. Supaya Anda lebih mantap lagi dalam memilih aki motor.

Itulah artikel tentang 5 jenis aki motor yang perlu Anda ketahui. Anda dapat mempertimbangkan lebih bijak dan teliti lagi dalam memilih aki berkualitas yang cocok dengan motor kesayangan Anda. Di sisi lain Gitomotor juga telah membahas mengenai tips jitu dalam memilih aki motor yang Awet. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pemilik kendaraan yang sedang mencari aki motor berkualitas.

Friday, December 3, 2021

5 Penyebab Aki Motor Drop atau Tekor yang Wajib Kamu Ketahui

lima penyebab aki motor tekor


Penyebab Aki Motor Tekor - Accumulator atau sering dipanggil dengan nama Aki menjadi salah satu komponen yang cukup penting bagi sepeda motor. Aki tidak hanya sebagai penyimpan energi listrik, namun juga untuk suplai sistem kelistrikan motor.

Jika motor kesayangan akinya drop atau tekor, tentunya Kamu akan merasa kesal dan membuat aktifitas menjadi terganggu. Apalagi yang terbiasa menghidupkan motor hanya menekan tombol starter. Hal ini membuat Kamu mau tidak mau harus menekan tuas engkol starter dengan menghentakkan kaki kanan.

Belum lagi yang menggunakan motor skuter matik (skutik). Pastinya, amat menyebalkan sekali. Karena harus menurunkan standar tengah agar dapat menekan tuasnya. Untuk menghindar hal tersebut, maka pemilik skutik wajib memahami aki dan memastikan kondisi aki selalu prima.

Sebagai pemilik kuda besi, mungkin Kamu bertanya-tanya. Kenapa Aki motor bisa tekor? Apa yang menyebabkan aki bisa tekor? Untuk mengetahui penyebab aki drop atau tekor, simak informasi berikut ini, yuk!

Penyebab Aki Motor Drop atau Tekor


5 Penyebab Aki Motor Drop atau Tekor yang Wajib Kamu Ketahui
Mekanik mengganti aki motor.(instagram.com/buanaaccu)

Hampir semua pemilik motor langsung menganggap aki yang tekor sudah perlu diganti. Adapun menurut penelusuran dari berbagai sumber, tidak serta merta benar atau salah. Karena banyak faktor – faktor penyebab tekor. Seperti aki kurang setrum, alternator bermasalah, atau soak.

Aki soak dapat terjadi karena usia pemakaian. Jika terjadi demikian, aki memang waktunya perlu diganti. Sebagai penanda aki sudah soak atau belum, dapat dilihat pada usia pakainya yang telah lebih dari 1 – 2 tahun.

Aki kurang setrum dapat terjadi karena adanya penambahan komponen – komponen yang menyedot tenaga listrik dari aki tersebut. Bisa juga karna komponen tersebut terus menyala walaupun mesin sudah dimatikan. Misalnya, sering ditemukan pada lampu yang kadang pemiliknya lupa mematikan.

Kendaraan lama tak dipakai pun dapat menyebabkan aki kurang setrum. Jika demikian, jalan keluarnya tinggal mengecas aki.

Pada Aki basah yang tekor bisa menjadi pertanda sudah waktunya untuk menambah atau mengganti air aki. Jika air aki berkurang sedikit, Anda hanya perlu menambahkan air mineral saja. Namun, bila air aki banyak yang berkurang, maka harus ditambah air Zuur.

Adapun pada aki kering, dapat langsung mengecasnya menggunakan charger aki manual.

Lima (5) Penyebab Lain Aki Drop atau Tekor

Selain dua hal di atas, ada banyak penyebab lain aki motor bisa tekor. Oleh sebab itu, jangan tergesa-gesa menuduh aki sebagai penyebab utamanya. Apalagi hingga langsung menggantinya tanpa dianalisis terlebih dahulu penyebab lainnya. 5 penyebab lain itu, antara lain sebagai berikut.

1.    Masalah pada Spul

penyebab aki motor tekor yang harus diketahui
ilustrasi spul motor gosong(instagram.com/deltaelektric)

Spul menjadi salah satu penyebab aki tekor. Komponen ini berfungsi menghasilkan listrik melalui prinsip kerja induksi elektromagnetik dari magnet yang digerakkan. Jika spul bermasalah, tentu aliran listrik untuk mengisi aki jadi tersendat.

Cara mengetahui kerusakan spul, yaitu ukur tegangan pada spul sebelum ke kiprok. Gunakan multitester untuk mengukurnya. Jenis arusnya Alternating Current(AC) atau arus bolak-balik.  

Sebelum mengukurnya, sebenarnya ada pertanda lain yang bisa diketahui. Pertama, aki selalu tekor, meskipun telah dicas (atau bahkan diganti) dan ternyata kiprok juga kondisinya baik.

Kedua, motor yang sering sukar dinyalakan di waktu pagi (ketika mesin masih dingin), maka dapat menjadi pertanda adanya kerusakan pada komponen spul ini.

2.    Kiprok Rusak

Penyabab aki motor bisa tekor atau drop
kiprok rusak(instagram.com/fuad_somady)

Kiprok adalah komponen yang sangat diperlukan aki. Fungsinya untuk menyesuaikan nilai tegangan yang mengalir menuju aki.

Tenaga listrik yang mengisi aki harus benar dan sesuai nilai tegangan aki. Jika terlalu rendah, akan mengakibatkan aki kurang setrum. Jika terlalu besar, lama-kelamaan aki akan menggelembung dan rusak (tidak dapat mengisi lagi).

Jadi, motor Anda yang sering digunakan tetapi akinya suka tekor, bisa dibilang kiprok rusak sebagai penyebab utamanya. Gantilah komponen ini dan masalah pun terselesaikan.

3.    Bore Up Motor Yang tidak Sempurna

penyebab aki motor tekor karena dibore up
ilustrasi blok silinder yang telah dibore up.(instagram.com/rpgmotoshop)

Bore up termasuk modifikasi teknis yang sering kali dilakukan. Karena dengan bore up, tenaga motor bisa meningkat.

Sederhananya, bore up adalah teknik modifikasi untuk memperbesar atau menambah volume silinder mesin. Kasarnya, motor anda dioprek.

Namun, bore up dapat juga mengakibatkan aki tekor. Semakin besar volume silinder mesin, maka semakin tinggi kompresi mesin. Kompresi mesin yang meninggi menyebabkan konsumsi listrik juga meningkat. Hal ini dikarenakan dinamo stater bekerja lebih kuat dari sebelumnya.

Acap kali mesin dihidupkan dengan tombol starter, dinamo starter bakal menyerap banyak arus listrik aki. Alhasil, aki motor lama-kelamaan akan tekor. Yup, solusinya ganti aki dengan kapasitas ampere yang lebih besar.

4.    Modifikasi Lampu, Klakson, dan Aksesoris Lain yang Berlebihan

Penyebab aki motor tekor salah satunya karena modifikasi berlebihan
Modifikasi vespa unik.(youtube.com/Roll Media 2)

Kerap kali pemilik motor merasa tidak puas dengan spesifikasi lampu motor standar pabrikan. Tak jarang motornya dilakukan modifikasi, baik menambahkan lampu atau mengganti dengan watt yang lebih besar.

Para pemilik motor beralasan memodifikasi motor untuk meningkatkan fungsionalitas atau membuat lebih terkesan vintage. Misalnya, penambahan lampu atau mengganti klakson pada motor vespa.   

Lagipula, modifikasi pada kedua bagian ini dapat menambah beban listrik motor ketika beroperasi. Jika dibiarkan, dapat menyebabkan aki tekor.

Oleh sebab itu, saat memodifikasi yang berhubungan dengan komsumsi listrik, Anda perlu mempertimbangkan juga kemampuan atau kapasitas aki yang dibebankan. Misalnya, dengan mengganti aki dengan ampere yang lebih besar atau penambahan relai untuk menstabilkan arus listrik.

5.    Kebersihan Aki Tidak diperhatikan

penyeban aki motor tekor yang disebabkan aki kotor
ilustrasi aki kotor(youtube.com/Kojen)

Kebersihan aki juga dapat mengakibatkan aki tekor, karena ketika mesin menyala spul tidak mengisi aki. Untuk itu, perlu memperhatikan kebersihan aki. Khususnya, pada kabel terminal aki.

Pada terminal aki sering muncul plak atau kerak yang disebabkan karena senyawa kimia asam sulfat. Proses penyetruman menjadi tidak maksimal jika terminal banyak tertutup oleh plak atau kerak, sehingga aki pun jadi tekor.

Menangani aki tekor memang susah-susah gampang. Sebagai pemilik motor perlu memahami juga seluk beluk aki. Dengan mengetahui 5 penyebab aki motor tekor di atas diharapkan setidaknya dapat mencegah aki mengalami tekor.

Baca juga : Empat (4) Hal yang Menyebabkan Mobil Boros BBM

Saturday, November 27, 2021

Apa Saja Sih Tips dalam Merawat Aki Mobil

Merawat Aki Mobil - Salah satu komponen penting yang ada pada mobil adalah accumulator. Kita sering menyebutnya dengan nama Aki. Tanpa aki, Anda akan kesusahan menstarter kendaraan.

Masak iya tiap kali menghidupkan mobil harus mendorong mobilnya (starter manual dorong). Pastinya, sangat merepotkan. Merawat aki amatlah penting. Banyak tips untuk merawat aki Mobil yang dapat Anda terapkan.

Tips dalam Merawat Aki Mobil
Bagaimana Tips Merawat Aki Mobil?

Akan tetapi, masih banyak pemilik mobil pribadi yang tidak tahu. Bahkan tidak mau tahu-menahu mengenai kondisi aki mobil mereka. Mereka malah menganggap kerusakan terjadi karena pihak bengkel  kurang teliti saat menservis. Padahal pihak bengkel selalu mengutamakan akan hal itu.

Selain aki sebagai sumber tenaga dalam menghidupkan mobil untuk pertama kalinya (starter), juga sebagai penyedia arus listrik pada aksesoris mobil seperti radio, sound system, GPS, lampu, dan lainya.

Baca juga: Perbedaan Air Aki Merah dan Biru, Untuk Mobil Kesayangan Jangan Salah Beli

Adapun tips merawat aki mobil yang dapat Anda lakukan sendiri selain dari servis rutin bengkel, yaitu sebagai berikut.

  • Rutin cek volume/ ketinggian air aki minimal dua minggu sekali. Jika volumenya berkurang sedikit, Anda dapat menambahkan air mineral saja. Bila banyak yang berkurang, alangkah baiknya Anda tambahkan air Zuur.
  • Matikan semua perangkat yang menyerap daya listrik saat akan mematikan mobil. Di antaranya, yaitu radio, tape, Mp3, lampu fog lamp, dan lain-lain.
  • Periksa kondisi terminal aki. Bila ada yang kendor, silahkan Anda kencangkan. Jika terlihat ada jamur/ kerak putih, dapat Anda bersihkan. Caranya, tuangkan air panas ke terminal aki. Kemudian, gosok menggunakan sikat kawat.
  • Jika mobil jarang dipakai misalnya tidak digunakan lebih dari satu minggu, Anda sekiranya boleh mencabut terminal aki. Tujuannya, agar aki tidak cepat habis. Dalam kasus ini, perlukah mencabut terminal aki?

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Anda melakukan perawatan aki mobil sendiri, antara lain sebagai berikut.

  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak saat melakukan perawatan aki mobil. Karena komponen ini sangat berbahaya, khususnya air Zuur dalam aki.
  • Berhati – hatilah terhadap air Zuur ini. Jika terkena kulit, akan mengakibatkan rasa gatal. Bahkan terasa seperti terbakar.  Jika terkena mata atau kulit, segera basuh sengan air bersih mengalir. Jika tidak membaik, periksakanlah ke dokter.
  • Jangan merokok atau menyalakan api di sekitar aki. Karena di dalam aki mengandung senyawa hydrogen. Senyawa ini dapat dengan mudah terbakar, bahkan bisa meledak.
  • Gunakan pelindung mata atau kacamata safety Ketika membuka dan mengisi cairan aki. Karena uap cairan tersebut sangat berbahaya bagi mata.
Itu tadi pembahasan tentang tips merawat aki mobil kesayangan. Terimakasi telah bersedia mengunjungi blog gitomotor ini.

Wednesday, November 24, 2021

Kendaraan Jarang Digunakan, Perlukah Mencabut Kabel Terminal Aki Mobil atau Motor?

Mencabut Terminal Aki - Pada artikel ini Gitomotor akan mengajak Anda mengenal lebih dalam komponen penting sebuah kendaraan. Komponen ini digunakan untuk menyalakan mesin kendaraan. Yup, komponen ini adalah Aki.

Aki mobil maupun motor adalah komponen penting yang berfungsi penyimpan dan penyuplai energi listrik ke sistem kelistrikan mobil. Khususnya, untuk menghidupkan kendaraan melalui motor stater.

Tanpa adanya aki, kendaraan akan sulit dinyalakan. Oleh karena itu, kita perlu merawat aki mobil atau motor. Salah satunya, yaitu mencabut terminal aki. Terlebih, pada kendaraan yang jarang digunakan.

Mengapa aki perlu dicabut ketika mobil atau motor jarang digunakan?

Perlukah Mencabut Kabel Terminal Aki Mobil atau Motor untuk kendaraan yang jarang digunakan
Kendaraan Jarang Dipakai, Perlukah Mencabut Terminal Aki?

Alasannya, karena walaupun mobil atau motor tidak sedang dijalankan, beberapa sistem kelistrikan masih mengkonsumsi energi aki. Seperti sistem jam, sistem alarm, sistem pengaman, dan lainnya. Resiko lain yang mungkin terjadi adalah kebocoran arus aki. Akibatnya, aki mengalami drop parah dan tidak dapat dicharger lagi.

Pada mobil atau motor yang jarang digunakan, solusi mencabut terminal aki ini dapat memperpanjang umur aki dan terhindar dari konsleting listrik yang dapat mengakibatkan kebakaran.

Selain itu, ada masanya pada jenis/ merek mobil tertentu tidak dapat dilakukan cara tersebut. Karena beberapa mobil akan mengakibatkan sistem error bila terminal aki dicabut dalam kurun waktu yang lama.

Biasanya, pada ecu mobil yang mengalami error. Seperti jarum rpm mesin yang naik-turun dan masalah lainnya.

Jika mobil Anda termasuk mobil yang demikian, Anda tidak boleh mencabut terminal aki. Sebagai gantinya, lakukanlah pemanasan mesin secara berkala agar aki selalu terisi.

Itulah pembahasan tentang perlukah mencabut terminal aki. Mencabut aki mobil memang diperlukan. Akan tetapi, dalam kondisi tidak memungkinkan selalu ada cara lain sebagai gantinya.

Berapa Sih Harga Jual Aki Rusak

Harga Jual Aki Rusak - Pernahkah Anda berniat menjual aki mobil yang sudah rusak atau soak? Berapa harga aki rusak yang dijual? Apakah dihargai kiloan atau per biji?

Wajar sih jika bertanya-tanya tentang hal ini. Sebab aki bekas yang telah rusak atau sowak baik drop atau tidak dapat mengisi lagi, masih laku dijual. Hal ini Gitomotor temui di pasar loak yang menjual aki bekas yang telah rusak.

Di beberapa bengkel di daerah tempat tinggal Gitomotor, sering dijumpai pelanggan yang kebetulan mengganti aki baru, meminta tukar tambah dengan aki bekasnya.

Kadang ada juga pelanggan yang tidak mau repot mengurus aki bekasnya. Kemudian, ditinggal di bengkel secara cuma-cuma.

Di sisi lain, bagi sebagian orang yang memiliki jiwa pedagang lebih baik dijual. Apalagi jika bisa diperbaiki, aki yang rusak tersebut boleh dijual dengan harga tinggi.

Anda dapat menjual aki rusak atau soak di tempat yang menerima pembelian aki bekas rusak. Apabila kondisi fisik aki masih baik atau tidak retak/rompal, maka harga jualnya dapat ditawar tinggi. Akan tetapi, jika ada cacat biasanya dibeli dengan harga kiloan.


berapa harga jual aki rusak
Berapa sih harga jual aki rusak?

Aki rusak yang seukuran aki pada Avanza, Agya, dan Ayla dengan kondisi fisiknya utuh (masih bagus) dihargai sekitar Rp 100.000,00 rupiah. 

Adapun aki rusak dengan ukuran sedang atau tanggung seperti aki pada Innova, Pajero, dan Panther bisa dihargai Rp 200.000,00 rupiah.

Lebih tinggi lagi aki truk atau bus, bisa dihargai lebih dari Rp 200.000,00 rupiah. Anda juga dapat menjual aki motor rusak yang kemungkinan dihargai sekitar Rp 10.000,00 rupiah hingga Rp 50.000,00 rupiah.

Bagaimana? Lumayan, kan? Hehehe..

Wah ternyata lumayan yaa, harga jual aki bekas yang telah rusak atau soak itu.

Anda harus mengetahui juga tempat-tempat yang menjual aki bekas rusak ini. Jangan sampai ditipu oleh oknum-oknum pembeli yang membeli murah aki Anda.

Gitomotor pernah menjual aki rusak di toko spare part/ onderdil ataupun di toko khusus aki mobil. Tidak mau menjual di pengepul rongsokan karena dibeli dengan harga kiloan.

Baca juga: 5 Penyebab Aki Motor Drop atau Tekor yang Wajib Kamu Ketahui