Pages

Showing posts with label Motor. Show all posts
Showing posts with label Motor. Show all posts

Tuesday, June 14, 2022

Begini Cara Merawat Motor Yamaha Rx King Agar Tetap Awet

Cara Merawat Rx King Agar Awet - Salah satu produk legendaris dari Yamaha yang dianggap sebagai raja jalanan kala itu, yaitu motor Yamaha Rx King. Hingga kini belum tergantikan. Bahkan pamor motor dengan mesinnya 135 cc 2-tak ini malah semaking meningkat. Padahal sudah di-stop produksinya oleh Yamaha sejak 2008 yang lalu.

 

Cara Merawat Motor Yamaha Rx King Agar Tetap Awet

Rx King menjadi motor paling diburu hingga harganya menjulang. Karena tergolong motor klasik. Jadi, sedikit susah dalam merawat motor tua ini.

Sebenarnya Rx King tergolong motor awet, namun cuma mesinnya sangat sensitif. Jadi, perawatannya harus ekstra. Adapun cara merawat motor Yamaha Rx King agar awet adalah sebagai berikut.

1. Menjaga Asupan Oli Samping

Pemberian oli samping yang telah akan membuat piston atau seher kering. Jika piston telah kering, kinerja piston menjadi berat. Dampaknya akan merembet ke setang seher juga laher bandul. Terlebih lagi motornya yang suka gas pol. Ketika oli samping telat diberikan, maka dampaknya bisa lebih buruk lagi.

Tandanya, bila ada motor Rx King yang tidak mengeluarkan asap, patut dicurigai. Karena bisa jadi ada masalah dalam pembakarannya. Jika sekali saja telat memberikan oli samping, dampaknya bisa fatal. Daleman mesinnya dapat hancur dan harus turun mesin.

2. Cek Rutin Usia Komponen Mesin

Komponen-komponen Rx King juga ada umur pakainya. Walaupun komponen tersebut terkenal cukup awet dan tangguh. Jadi, memerlukan pengecekan secara berkala. Wajib sering memeriksa kondisi oli mesin, laher bandul, dan kampas kopling.  

Contohnya: Bagi yang suka mengendarai kebut-kebutan wajib memeriksa kampas kopling. Hal ini terbilang cukup boros. Kemungkinan dapat awet hingga 6 bulan saja.

Adapun jika pemakaian wajar atau tidak kebut-kebutan, kondisi komponen mesin dapat awet 2 hingga 3 tahun.  

Tandanya, bila bunyi mesin sedikit kasar, segera langsung cek. Jangan sampai menjalar ke komponen lain.

3. Jangan Biarkan Mesin Terlalu Bekerja Berat

Rx King yang digunakan dengan beban kerja terlalu berat, maka performanya dapat berpengaruh dan menurun. Misalnya, motor dimodifikasi dengan membobol knalpot agar menghasilkan raungan suara keras. Dengan knalpot yang blombong ini dapat membuat piston/seher cepat tergerus atau aus. Karena pembakarannya menjadi lebih besar dan membuat mesin cepat kering dan panas.

Nah, demikian pemabahasan tentang cara merawat motor Rx King agar tetap awet. Semoga apa yang disampaikan Gitomoto1 ini dapat bermanfaat menambah wawasan kepada Anda.

Baca juga: Cara Buat Suara Knalpot Rx King Ngebas

Monday, June 13, 2022

Cara Membuat suara Knalpot Yamaha Rx King Ngebas

Mempunyai motor Rx King menjadi kebanggaan tersendiri. Apalagi motor ini telah tidak diproduksi lagi oleh Yamaha. Cara apapun dilakukan. Agar dapat membuat suara knalpot RX King ngebas. Hal ini dengan tujuan untuk meningkatkan performa motor semakin gahar.

 

Ini Dia Cara Membuat suara Knalpot Yamaha Rx King Ngebas

Adapun beberapa cara untuk membuat knalpot Rx King Ngebas, yaitu sebagai berikut.

a. Membongkar Knalpot

Biasanya disebut juga dengan membobok knalpot. Dalam membobok knalpot tetap harus memperhatikan proses modifikasi knalpot secara detail.

b. Menutup Bagian Mulut Knalpot

Menutup bagian mulut knalpot tidak menutup sepenuhnya. Melainkan, dengan memberikan lubang kecil di tengah knalpot. Supaya dapat mengeluarkan gas sisa pembakaran. Dengan lubang kecil inilah yang nantinya akan memberikan efek bunyi ngebas di motor.

c. Mengganti Leher Knalpot

Cara ini sebenarnya termasuk ke dalam rangkaian pembobokan knalpot. Karena diharuskan membongkar ulang knalpot.

Selesai proses pembobokan dilakukan, Anda dapat membuang sekat yang ada di dalamnya. Kemudian, silencer-nya diganti dengan pipa leher yang memiliki ukuran lebih besar.

Pipa yang dipakai, yaitu pipa 1 leher maupun 2 leher yang sesuai. Agar gampang dipasang pada knalpot. Bentuk pipa leher satu berukuran lebih besar ketimbang versi originalnya. Apalagi pipa 2 leher akan lebih besar lagi.

Cara ini efektif dilakukan pada Rx King untuk memperoleh suara ngebass. Pastikan dalam pemasangannya dilakukan dengan benar. Sehingga, bunyi yang dihasilkan dapat optimal.

d. Menambah Moncong Knalpot

Cara ini lebih dikenal dengan Thailook. Karena hanya dengan menambahkan moncong pada knalpot, bunyi ngebas akan didapatkan.

e. Menipiskan Glasswool

Glasswool berfungsi untuk menyaring sisa-sisa gas buang yang dihasilkan dari proses pembakaran. Adapun jumlah pemakaian Glasswool ini dapat membuat suara knalpot menjadi lebih ngebas atau nyaring.

Perlu diingat. Jika melakukan cara ini, Anda harus memastikan terlebih dahulu kondisi dari glasswool sebelumnya. Hal ini karena yang dapat dimodifikasi adalah glasswool dengan kondisi yang baik. Jika kondisi glasswool tipis, suara knalpot akan pecah dan berujung bising.

Itu tadi pembahasan mengenai cara membuat suara knalpot Rx King ngebass. Baca juga: Cara Perbaiki Pompa Oli Samping Rx King

Saturday, June 11, 2022

Ini Dia Jalur Kabel Lampu Sein pada Motor Yamaha yang Perlu Pemilik Ketahui

Salam otomotif. Apa kabar sobat otomotif? Semoga tetap sehat agar semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Pada hari yang berbahagia ini, Gitomoto1 kembali hadir untuk membahas mengenai jalur kabel lampu sein pada motor Yamaha. Setelah sebelumnya membahas jalur kabel klakson pada motor yang sama (Yamaha).  

Mengingat kembali bahwa sein adalah lampu yang wajib ada di setiap kendaraan. Fungsinya untuk memberikan tanda kepada kendaraan lain saat akan berbelok sehingga meminimalisir risiko kecelakaan. Untuk mengetahui jalur lampu sein pada motor Yamaha, Anda dapat melihat gambar dibawah ini.

Gambar jalur Kabel Sein Motor Yamaha

 

Keterangan

Br adalah coklat.

Ch adalah coklat tua.

R adalah merah.

Dg adalah hijau tua.

Br/W adalah coklat/putih.

Bl adalah hitam.

Penjelasan Warna Kabel pada Jalur kabel Sein Motor Yamaha

  1. Kabel Br (cokelat) adalah kabel yang terhubung dari output kontak menuju ke sistem beban. Salah satu bebannya, yaitu ke Flasher. Kabel ini juga harus mempunyai tegangan 12 volt dari aki.
  2. Kabel Ch (cokelat tua), yaitu kabel yang menghubungkan output sakelar menuju ke lampu sein kiri.
  3. Kabel R (merah), yaitu kabel yang terhubung dari kutub positif (+) aki menuju ke input kontak setelah sebelumnya dilewatkan sebuah sekring. Jadi, kabel merah harus memliki tegangan 12 volt dari aki. Dengan catatan aki tidak soak.
  4. Kabel Dg (hijau tua), yaitu kabel yang menghubungkan output sakelar menuju ke lampu sein kanan.
  5. Kabel Br/W (cokelat putih) adalah kabel yang menghubungkan dari output flasher menuju ke sakelar lampu sein. Juga kabel ini harus ada tegangan 12 volt dari aki.
  6. Kabel Bl (hitam), seperti biasanya kabel ini adalah kabel massa body. Kabel hitam terhubung langsung dengan kutub negatif (-) dari aki.

Nah, itu tadi pembahasan mengenai jalur kabel lampu sein pada motor Yamaha. Semoga Artikel yang baru Gitomoto1 bagikan dapat bermanfaat menambah pengetahuan seputar dunia otomotif. Gitomoto1 juga ingin mengucapkan terimakasih karena telah berkunjung di blog sederhana ini.

Friday, June 10, 2022

Jalur Kabel Klakson pada Motor Yamaha yang Perlu Pemilik Yamaha Ketahui

Halo sobat pecinta roda 2. Selamat datang di blog Gitomoto1. Setelah sebelumnya Gitomoto1 share artikel tentang jalur kabel pengapian dan pengisian motor Rx King. Kini, akan dibahas jalur kabel klakson di motor Yamaha.

Tentu kita tahu bahwa klakson adalah sebuat alat yang dipasang pada kendaraan. Fungsinya untuk memberikan sinyal tertentu kepada pengguna jalan lain. Klakson dihidupkan dengan listrik dari aki melalui kabel. Untuk mengetahui jalur kabel klakson ini, lihat gambar berikut. Jalur kabel ini diambil dari contoh motor Yamaha Vega ZR.

Jalur Kabel Klakson pada Motor Yamaha

 

Jalur Kabel Klakson pada Motor Yamaha yang Perlu Pemilik Ketahui

Keterangan warna kabel

P adalah jambon (pink)

Br adalah coklat

R adalah merah

Bl adalah hitam

Penjelasan Jalur Kabel Klason Motor Yamaha

  • Kabel R (merah) adalah kabel 12v dari kutub positif (+) aki menuju ke sekring. Kemudian, ke kontak.
  • Kabel Br (coklat) adalah kabel output kontak yang menuju ke sistem beban. Salah satunya, yaitu menuju klakson. Kabel ini harus mengalirkan tegangan 12 volt dari aki ketika kontak di posisi On.
  • Kabel P (pink) adalah kabel massa klakson. Sebelum ke klakson, arus akan menuju ke sakelar klakson terlebih dahulu melalui kabel pink ini. Jadi, ketika sakelar klakson ditekan, aliran listrik dapat terhubung melalui kabel pink dan hitam sehingga klakson hidup atau keluar bunyinya.
  • Kabel Bl (hitam) adalah kabel massa body motor. Kabel ini terhubung dengan arus kutub negatif (-) aki.

Demikianlah penjelasan tentang jalur kabel klakson motor Yamaha. Cukup singkat penjelasannya, bukan? Jalur kabel klakson memang sedikit saja. Seharusnya, tidak terlalu susah menghafalnya.  

Jadi, ketika klakson tidak berbunyi, maka langkah pertama yang harus dilakukan yaitu sebagai berikut.

  • Cek kabel merah ke kontak apakah ada arus aki 12 volt. Jika kabel merah ada arusnya, giliran cek kabel coklat. Kabel coklat juga harus ada arus aki 12 volt yang keluar dari kontak hingga ke klakson. Kedua kabel tersebut harus ada arus aki 12 volt ketika dalam kondisi kontak on.
  • Kemudian, cek kabel pink dari klakson. Kabel ini harus terhubung hingga ke sakelar. Juga dari klakson antara kabel pink dan hitam harus tersambung ketika tombol klakson dipencet. Biasanya, bagian tombol ini yang sering bermasalah.

Cukup sekian penjelasan yang sederhana ini. Penjelasan di atas mengenai jalur kabel klakson pada motor Yamaha.

Terimakasih telah berkunjung di blog Gitomoto1. Jangan lupa tinggalkan komentar bila menemui kesulitan.

Baca juga: Cara Perbaiki Pompa Oli Samping Rx King

Jalur Kabel Pengapian dan Pengisian pada Kelistrikan Yamaha RX King

Halo sobat pecinta rx king. Kembali lagi di blog Gitomoto1. Pada postingan kali ini, Gitomoto1 akan share informasi mengenai jalur kabel pengapian dan pengisian pada kelistrikan motor Yamaha Rx king.

Pembacaan kelistrikan motor standard Rx King diambil dari jalur kabel yang keluar dari spul dan jalur kabel yang masuk ke CDI.

Berikut ini adalah gambar diagram jalur kabel sistem pengapian dan pengisian RX king. 

ini dia Kabel Pengapian pada Kelistrikan Yamaha RX King

Keterangan warna kabel

W adalah putih.

Br adalah coklat.

O adalah orange.

Bl adalah Hitam.

R adalah merah.

W/G adalah putih/hijau.

Y/R adalah kuning/merah.

Bl/R adalah hitam/merah.

Penjelasan Jalur Kabel Pengapian RX King

  • Kabel Br (coklat) adalah kabel yang berfungsi sebagai kabel netral. Kabel ini terhubung menuju ke lampu netral.
  • Kabel O (oranye) adalah kabel output dari CDI menuju Coil. Jika ingin memastikan CDI masih bagus atau tidak, kita dapat periksa kabel orange ini. Indikasinya. Jika normal, CDI akan ada arus ketika kita stater motornya.
  • Kabel Bl (hitam) mempunyai fungsi sebagai massa body, massa kiprok, dan massa coil. Kabel ini umumnya ada di semua merek motor yamaha.
  • Kabel W/G (putih/hijau), yaitu kabel pulser yang menghubungkan spul menuju ke CDI. Fungsinya sebagai kabel pulser (+). Pulser akan memberi sinyal ke CDI. Untuk memberi tahu busi kapan api perlu dipercikkan.
  • Kabel Bl/R (hitam/merah) digunakan untuk menghubungkan dari spul pengapian menuju CDI. Kabel ini memiliki fungsi sebagai input arus dalam menghidupkan pengapian. Jadi, bila kabel ini kita tes dengan multimeter, akan ada arus ACV-nya.

Penjelasan Jalur Kabel Pengisian Di RX King

  • Kabel R (merah) adalah kabel yang menghubungkan dari kutub positif (+) Aki menuju kiprok.
  • Kabel W (putih) adalah kabel yang umumnya ada di motor Yamaha. kabel ini terhubung dari spul menuju kiprok. Fungsinya sebagai kabel pengisian.
  • Kabel Y/R (kuning/merah) adalah kabel yang terhubung dari spul menuju kiprok. Fungsinya untuk kabel lampu penerangan.

Nah, itulah penjelasan mengenai jalur kabel pengapian dan pengisian pada motor Yamaha Rx King. Semoga penjelasan yang baru saja Gitomoto1 berikan dapat bermanfaat menambah pengtahuan seputar otomotif. Khusunya, pecinta Rx King.

Baca juga: Cara seting karburator Rx King agar Irit

Thursday, June 9, 2022

Lakukan 4 Cara Setting Karburator RX King Berikut agar Irit dan Bertenaga

Cara Setting Karburator RX King – Hal yang perlu pemilik lakukan supaya Rx King irit adalah melakukan setting karburatornya dengan tepat. Lalu, bagaimanakah cara setting karburator Rx King itu? Silahkan simak pembahasan berikut secara saksama.

Cara Setting Karburator RX King Berikut agar Irit

Berikut ini adalah cara setting karburator Rx King agar irit.

1. Putar sekrup stasioner ke arah kanan (searah jarum jam) sampai stasionernya tinggi, ataupun dengan menaikan jarum skep melalui mur pada kabel

Dengan memutar sekrup stasioner searah jarum jam, maka needle jet dapat terangkat. Ini sama seperti membuka gas. Gas yang membuka dapat menyebabkan needle jet terangkat.

Mengapa stasionernya harus tinggi dulu? Karena nantinya bukaan udara akan ditutup. Jika needle jet tidak cukup terangkat, mesin menjadi mati. Jadi, harus cukup terangkat dulu needle jet-nya.

Sekrup stasioner yang diputar searah jarum jam, membuat stasioner semakin tinggi. Sementara, jika diputar arah sebaliknya, motor akan langsam atau stasionernya semakin rendah.

2. Hidupkan mesin

Langkah selanjutnya, hidupkan mesin. Ini dilakukan karena setting karburator harus dilakukan ketika karburator sedang bekerja. Sementara, untuk membuat karburator bekerja, Anda harus menghidupkan mesin dulu.

3. Putar sekrup bukaan udara searah jarum jam sampai masuk mentok atau menutup

Selama sekrup ini diputar, maka motor yang sedang menyala akan langsam atau stasioner akan menurun. Putar terus hingga mesin mati. Jika mesin sudah mati, buka sekrup udara dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam sebanyak 2 putaran.

Lalu, hidupkan kembali motor. Lakukan ke langkah awal. Tambahkan langsamnya lagi dengan memutar sekrup bukaan udara ini searah jarum jam sampai masuk mentok.

4. Buka saluran udara dengan memutar sekrup bukaan udara berlawanan arah jarum jam secara perlahan-lahan

Selama proses memutar sekrup, amati suara stasioner atau suara knalpot mesin-nya. Sekrup udara yang dibuka secara perlahan ke arah kiri (berlawanan arah jarum jam), maka stasioner akan semakin tinggi. Putar terus secara pelan dengan perasaan. Berhentilah ketika stasioner tidak mau naik lagi.

Lalu, putar sekrup bukaan udara searah jarum jam sebanyak seperempat putaran saja.

5. Turunkan setelan gas dengan memutar sekrup stasioner berlawanan arah jarum jam sampai stasionernya turun

Tentukan settingan stasioner yang cocok. Stasioner yang cukup tinggi membuat mesin responsif namun boros bensin. Adapun stasioner yang kurang atau rendah membuat mesin irit namun kurang resposif atau kurang bertenaga.

Nah, cara setting karburator Rx King agar irit telah selesai dilakukan. Jika sekrup stasioner telah dibuka cukup banyak atau hingga habis namun idle-nya tidak mau turun-turun, tandanya jarumnya menggantung. Umumnya, disebabkan karena setingan kabel gas terlalu boros. Kabel gas juga dapat disetting untuk responsif atau irit.

Baca juga: Cara Perbaiki Pompa Oli Samping Rx King

Wednesday, June 8, 2022

Begini Cara Memperbaiki Pompa Oli Samping Rx King yang Benar Itu

Hampir setiap motor pasti mempunyai risiko mengalami masalah teknis. Apalagi pada motor-motor tua. Salah satunya, Yamaha Rx King. Masalah teknis sering kali muncul karena perawatan yang minim pada motor tersebut.

Cara Memperbaiki Pompa Oli Samping Rx King yang Benar Itu

Terdapat beberapa penyebab yang dapat membuat Rx King mengalami masalah. Salah satu masalah teknis yang sering muncul adalah rusaknya komponen pompa oli samping. Walaupun begitu, kerusakan tersebut dapat diatasi. Dengan mengikuti panduan tentang cara memperbaiki pompa oli samping Rx King berikut.

a) Penyetelan pada Volume Oli di Pompa

Volume oli samping yang kurang akan menyebabkan suhu mesin tinggi. Adapun volume oli samping yang berlebihan akan membuat asap gas buang kehitaman. Untuk memperbaikinya, Anda harus melakukan penyetelan ulang pada pompa oli samping.

Gunanya penyetelan ini untuk mengatur jumlah volume oli samping yang masuk ke dalam silinder mesin. Jadi, oli samping yang masuk dapat mengalir sesuai kebutuhan. Apabila cara ini masih tidak bisa, Anda dapat lakukan cara kedua berikut.

b) Ganti Gear Pompa

Adanya keausan komponen gir yang menyebabkan pompa oli samping rusak. Untuk memperbaikinya, yaitu dengan mengganti gir pompa yang telah aus tersebut.

c) Memeriksa Kondisi Aki

Cara memperbaiki pompa oli samping Rx King, yaitu dengan melakukan pemeriksaan kondisi aki. Agar pompa oli samping dapat bekerja, maka perlu disuplai oleh aki. Aki berfungsi untuk menyimpan arus listrik dan menghasilkan energi listrik. Jika aki terindikasi soak, komponen yang disuplai aki tidak akan bisa bekerja sebagaimana mestinya.

Hal ini dapat diatasi dengan mengganti aki soak dengan yang baru. Jika aki cuma kehabisan daya listriknya saja, cukup lakukan pengisian daya aki.

Nah, itu tadi pembahasan mengenai 3 cara memperbaiki pompa oli samping Rx King. Anda dapat menerapkan cara ini pada motor Rx King kesayangan Anda. Sehingga, kinerja motor Anda kembali prima. Semoga artikel yang baru Gitomoto1 berikan ini dapat bermanfaat menambah wawasan seputar otomotif. Penulis juga ucapkan terimakasih kepada Anda. Karena telah mengunjungi blog sederhana ini. Jangan lupa share informasi ini ke siapa pun melalui media sosial Anda.

Tuesday, June 7, 2022

Ternyata Ini Penyebab Tarikan RX King Brebet

Penyebab Tarikan RX King Brebet –Salah satu jenis motor yang memiliki tarikan yang responsive, yaitu Yamaha RX King. Yamaha RX King terbilang motor tua yang masih banyak diminati. Karena motor ini dianggap mempunyai mesin 2-tak yang kencang ketimbang motor lainnya.

Penyebab Tarikan RX King Brebet yang perlu diketahui

Yamaha RX King termasuk motor paling cepat dan kencang. Motor ini masih banyak diburu dalam kondisi bekasnya oleh para kolektor motor.

Karena Yamaha RX King terbilang motuba (motor tua Bangka), maka banyak masalah teknis yang sering muncul. Salah satunya yang sering muncul, yaitu tarikannya brebet.

Penyebab Tarikan RX King Brebet

Beberapa penyebab tarikan RX King brebet adalah sebagai berikut.

1. Keausan di Komponen Mesin Motor

Adanya keausan di beberapa komponen mesin RX King. Di mana keausan ini menyebabkan fungsi kerja mesin menjadi terganggu. Hal ini yang menjadi penyebab tarikan RX King brebet.

Tentunya, pengendara akan terganggu dengan tarikan motornya ketika digunakan. Keausan mesin dapat disebabkan oleh beberapa hal. Seperti umur motor yang terbilang cukup tua.

Untuk itu, merawat motor tua harus dilakukan secara benar. Jangan asal-asalan. Jika dirasa komponen telah aus, segera ganti dengan yang baru. Jangan dibiarkan begitu saja.

2. Kegagalan dalam Memodifikasi Motor

Yamaha Rx King masuk ke dalam daftar motor klasik di Indonesia. Pastinya, banyak yang ingin memodifikasinya. Dengan tujuan untuk meningkatkan kecepatan motor tersebut.

Berbagai cara dilakukan, supaya dapat membuat motor RX King melaju kencang. Terutama yang digunakan untuk balapan liar. Hal inilah yang dikhawatirkan akan ada kemungkinan terjadi kesalahan dalam proses modifikasi Yamaha RX King tersebut. Salah satu masalah yang akan muncul, yaitu menyebabkan tarikan motor menjadi brebet.

3. Terjadinya Beberapa Masalah Teknis

Pada komponen mesin Rx King terdapat beberapa masalah teknis yang menyebabkan tarikannya brebet. Beberpa masalah teknis tersebut, antara lain sebagai berikut.

a) Oli Mesin Kurang dan Kualitasnya Buruk

Oli mesin sangat penting peranannya. Terutama pada motor dengan umur pakai yang terbilang tua. Seperti motor Rx King. Kondisi oli mesin yang jumlahnya kurang dan kualitasnya buruk dapat menyebabkan gesekan antarkomponen di dalam mesin. Sehingga, menyebabkan munculnya keausan yang berdampak pada performa motor menurun.

b) Busi yang Rusak, Kotor, atau Basah

Busi mempunyai peran dalam sistem pengapian yang digunakan untuk proses pembakaran pada sepeda motor. Jika busi dalam keadaan rusak atau bermasalah, sistem pengapian menjadi tidak maksimal. Akibatnya, proses pembakaran terganggu sehingga tenaga yang dihasilkan juga tidak maksimal. Jadi, membuat tarikan brebet.

c) Karburator Kondisinya Tidak Baik

Terdapatnya masalah di karburator, pastinya berdampak pada proses pembakaran. Karena karburator yang rusak membuat aliran bahan bakar tidak sesuai.

d) Rantai Motor Kendor

Rantai adalah komponen yang menghubungkan putaran mesin dengan roda. Jadi, jika rantai kendor, akan menyebabkan tarikan RX King brebet.

e) Filter Mesin Kotor

Kondisi filter yang rusak ataupun kotor dapat menyebabkan udara yang diperlukan untuk proses pembakaran menjadi terganggu. Karena filter yang kotor/rusak dapat menyubat aliran udara yang masuk ke intake manifold.

Demikianlah artikel yang baru Gitomoto1 berikan. Adapun artikel di atas membahas mengenai penyebab tarikan RX King brebet. Semoga dengan adanya pembahasan di atas dapat bermanfaat menambah wawasan bagi kita semua. Terimakasih...

Baca juga: Solusi untuk Mengatasi Tarikan Rx King Berat

Solusi untuk Mengatasi Tarikan Gas Rx King yang Berat supaya Performanya Seperti pada Masanya

Solusi untuk Mengatasi Tarikan Rx King Berat - Siapa yang tidak kenal dengan motor Yamaha Rx King. Motor raja jalanan pada jamannya. Mulai dari stigma positif hingga negatif pernah disematkan di motor ini. Rx King sangat dibanggakan anak muda di eranya. Sejak pertama kali dihadirkan tahun 1977 dengan RX 100-nya, Rx King selalu diperbaharui dari generasi ke generasi. Hingga akhirnya di tahun 2002 dengan terpaksa harus diakhiri produksi karena regulasi emisi dari pemerintah. RX King generasi terakhir inilah yang diincar oleh para kolektor karena melegenda.

Mengatasi Tarikan Rx King berat

Walaupun saat ini sudah tidak diproduksi lagi, Rx King masih diburu oleh pecinta motor 2-tak. Karena kelangkaanya, membuat nilai jual Rx king semakin naik. Hal ini memang sudah termasuk motor lama. Sehingga, komponennya juga banyak yang tidak optimal lagi.

Para pemilik Rx King mengharapkan motornya. Terutama ingin tarikannya seperti dahulu yang tiada tandingannya. Untuk mencapainya, pemilik Rx Kinga perlu melakukan perawatan secara menyeluruh. Adapun solusi untuk mengembalikan tarikan Gas Rx King yang berat adalah sebagai berikut.

Solusi untuk Mengatasi Tarikan Gas Rx King Berat

Berikut ini solusi dalam mengatasi tarikan Rx King yang berat supaya dapat mengembalikan performa seperti pada masanya.

  1. Bersihkan karburator dengan memakai kompresor supaya debu-debu yang menempel di sela-sela kecil dapat hilang. Kemudian, beri pelumas oli pada kabel gas yang terletak di sisi dalam dari bawah. Gunakan oli bersih yang dicampur dengan sedikit bensin. Lumasi dengan hati-hati. Jika perlu, gunakan selang plastik supaya pelumas tersebut dapat masuk hingga handle grip gas.
  2. Lumasi Grip handle gas dengan pelumas cair yang tidak lengket.
  3. Lepas pegas skep karburator. Kemudian, tekan ujung pegas bawah dan atas menggunakan tang lancip agar rapat. Dengan 3 kali lilitan untuk pegas bawah. Juga 3 kali lilitan untuk pegas atas.
  4. Ganti komponen yang telah berumur dengan produk asli (original) dari Yamaha. Agar performanya tetap terjaga.

Nah, itu tadi pembahasan mengenai solusi mengatasi tarikan gas Rx King berat. Semoga yang telah diberikan Gitomoto1, artikelnya dapat bermanfaat menambah pengetahui kepada Anda seputar otomotif.

Baca juga: Fungsi Sirip pada Mesin Motor

Monday, June 6, 2022

Ternyata Ini Ciri-Ciri Shockbreaker Motor Bocor, Cari Tahu, Yuk!

Shockbreaker adalah salah satu komponen wajib ada di motor. Komponen ini berfungsi untuk menjaga kenyamanan berkendara. Terutama ketika sedang melewati jalan bergelombang atau berlubang.

Shockbreaker juga disebut dengan peredam kejut. Karena komponen ini bekerja untuk meredam benturan ketika motor menghantam lubang atau permukaan jalan yang tidak rata. Karena mempunyai peran yang begitu penting, maka perlu diperhatikan mengenai kondisi dari shockbreaker.

Jika kita lihat lebih dalam, fungsi shockbreaker ini berkaitan langsung dengan kestabilan sepeda motor. Terlebih ketika pengendara harus menikung. Shockbreaker dengan kualitas baik sangat diperlukan. Agar sepeda motor yang dikendarai tidak oleng. Apalagi membuat pengendara terjatuh atau terpleset.

Seiring lamanya pemakaian sepeda motor, shockbreaker dapat mengalami kerusakan atau kebocoran. Untuk itu, pemilik sepeda motor perlu mengetahui ciri-ciri shockbreaker motor yang bocor itu. Sebab, bila shockbreaker mengalami bocor, kinerja shockbreaker akan menjadi tidak maksimal dalam meredam getaran. Akibatnya, handling menjadi tidak stabil dan sulit dikendalikan hingga setang rasanya seperti terbanting. Apalagi jika melaju dengan kecepatan tinggi akan sangat berbahaya.

 

Ciri-Ciri Shockbreaker Motor Bocor

Ciri-ciri Shockbreaker Motor Bocor

Karena keselamatan dan kenyamanan adalah hal penting dalam berkendara, maka motor yang dikendarai akan terasa sekali ketidaknyamanan motor tersebut. Juga motor terasa tidak aman dikendarai. Hal ini kemungkinan bisa dikarenakan shockbreaker motor mengalami bocor. Untuk mengetahui ciri-ciri shockbreaker motor bocor, simaklah informasi berikut.

Ciri-ciri shockbreaker motor telah mengalami bocor:

  1. Pada bagian shockbreaker terdengar bunyi berdecit ketika motor melewati jalanan yang bergelombang. Bunyi ini akan terdengar semakin keras saat motor dinaiki berdua. 
  2. Terdapat rembesan oli pada bagian as shock. Juga nampak adanya hitam legam di bagian bawah shockbreaker.
  3. Bantingan shock terasa jauh lebih empuk dari semula. Karena hanya komponen pegasnya saja yang bekerja.
  4. Shock akan terasa mental-mentul ketika ada goncangan. Hal ini karena terlalu banyak ayunan baliknya.

Demikian artikel yang baru Gitomoto1 share. Artikel yang membahas tentang ciri-ciri shockbreaker motor bocor olinya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat kepada pembaca agar menambah pengetahuan seputar otomotif.

Baca juga: Cara Merawat Rem ABS pada Motor

Bagaimana Cara Merawat Rem ABS agar Awet dan Selalu Berfungsi dengan Baik

Sepeda motor saat ini telah banyak yang menggunakan sistem Anti-lock Braking System (ABS). Dengan adanya fitur ini, proses pengereman menjadi lebih aman. Karena tidak akan terjadi roda terkunci saat melakukan rem mendadak. Untuk mengetahui bagaimana cara merawat rem ABS dengan benar, simaklah pembahasan berikut ini.

 

Cara Merawat Rem ABS agar Awet dan Selalu Berfungsi dengan Baik

Cara Merawat Rem ABS

Berikut ini cara merawat Rem ABS agar performa komponennya terjaga dengan baik.

1. Cek Kondisi Minyak Rem

Pastikan volume minyak rem pada tangki reservoir tetap sesuai standar. Jadi, tidak boleh lebih dan kurang dari batas yang tertera pada garis lower di tangki reservoir tersebut.

2. Cek Kondisi Kanvas Rem

Perhatikan tanda garis yang terdapat pada permukaan kanvas rem. Jika tanda garis telah rata dengan permukaan kanvas rem, tandanya kanvas rem sudah aus. Jadi, harus segera di ganti.

3. Cek Kebersihan Caliper dan Disc Brake

Sebenarnya, dua komponen ini jarang sekali terjadi kerusakan selama pemakaiaan yang wajar. Namun, tetap harus dilakukan perawatan. Caranya, dengan rutin membersihkan komponen dari debu, tanah, minyak, dan kotoran lain yang menempel. Apalagi bila motor telah menerjang banjir atau jalan berlumpur.

4. Perhatikan Kondisi Pulser Ring

Untuk motor dengan pengereman ABS, biasanya pada pelek dilengkapi speed sensor dan pulser ring (ring berongga) untuk membaca kecepatan di pangkal roda. Jika komponen ini mengalami kerusakan, kinerja sistem ABS akan terganggu.

Dalam menjaga kondisi pulser ring, sebagai pemilik motor harus lebih berhati-hati dalam menggunakan motornya. Salah satunya, pemilik lebih berhati-hati ketika menggunkan gembok yang dipasang di piringan cakram. Karena bila pemilik motor lupa membuka gembok ketika hendak jalan, kemungkinan akan membuat pulser ring menjadi penyok.

Adapun cara merawat pulser ring pada sistem rem ABS sebenarnya sangat mudah. Cukup membersihkan piringan pulser ring dari kotoran-kotoran yang menempel.

5. Cek Kondisi Selang Rem

Lakukan pemeriksaan selang rem (yang menghubungkan antara master cylinder rem dengan caliper) dari adanya kebocoran, keretakan, dan pemburukan lainnya. Karena bila terjadi kebocoran pada selang rem, minyak rem yang seharusnya mengalir untuk mendorong caliper dan menekan dics brake secara hidrolik akan malafungsi.

6. Perhatikan Indikator ABS

Fungsi indicator ABS untuk menginformasikan bahwa kondisi sistem ABS berfungsi atau sedang bermasalah/error. Jika menjumpai lampu indicator ABS yang berkedip terus-menerus, hal ini menandakan terjadi masalah atau eror pada sistem ABS.

Tidak usah panik. Sistem pengereman ini masih tetap bekerja normal seperti rem hydrolik lainnya. Hanya saja sistem ABS-nya tidak bekerja. Jika demikian, segera bawa motor Anda ke bengkel motor terdekat.

7. Perhatikan Modifikasi Ukuran Ban

Jika ingin melakukan modifikasi pada ban, perhatikan ukuran ban apakah sesuai peruntukannya terhadap sistem ABS. Karena bila salah dalam menentukan ukuran ban yang dimodif, bisa jadi sistem ABS malah menjadi eror.

Alangkah baiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada mekanik AHASS. Agar ban yang ingin dimodif tidak memengaruhi kerja sistem ABS.

Dari semua pemaparan tersebut dapat kita lihat betapa pentingnya cara merawat rem ABS pada motor itu. Agar sistem ABS tetap awet dan dapat bekerja normal sesuai fungsinya.

Baca juga: Jenis-Jenis Pengereman CBS pada Motor

Sunday, June 5, 2022

Ini Dia Cara Kerja Nitrous Oxide System (NOS) yang Dipasang pada Kendaraan

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang apa itu NOS dan komponen-komponennya. Nah, sekarang update artikel lagi. Masih tentang NOS. Namun, kali ini Gitomotor akan share tentang cara kerja Nitrous Oxide System (NOS) pada Kendaraan. Untuk itu, simak ulasan pada tulisan berikut ini.

 

Cara Kerja Nitrous Oxide System (NOS) yang Dipasang pada Kendaraan

Cara Kerja Nitrous Oxide System (NOS)

Perangkat NOS pada kendaraan motor atau mobil bekerja menggunakan senyawa kimia yang disalurkan ke dalam mesin. Dalam pengaplikasiannya, kendaraan yang dipasangi NOS dapat mendongkrak tenaga hingga 50 Hp. Adapun cara kerja NOS yang dipasang pada kendaraan, yaitu sebagai berikut.

  1. Cara yang umum dilakukan untuk mengaktifkan NOS, yaitu melalui sistem otomatis. Di mana sistem bekerja melalui throttle position sensor (TPS sensor). Jadi, nitrous akan aktif saat motor atau mobil mencapai putaran rpm tertentu.
  2. Pengendara akan menekan switch on untuk mengaktifkan NOS dalam posisi standby. Sistem akan menunggu untuk aktif ketika mesin telah mencapai rpm yang ditentukan. Umumnya, setelan NOS ini diseting pada rpm yang berada di gigi 2-3 ke atas.
  3. Setelah motor/mobil mencapai rpm yang telah ditentukan, maka sistem nitrous akan mendapat sinyal dari TPS sensor. Kemudian, sistem akan memerintahkan solenoid fuel dan solenoid nitrous untuk aktif. Sehingga, membuka aliran pasokan nitrous dan bahan bakar menuju ruang bakar.
  4. Nitrous yang keluar dari tabung bertekanan tinggi, wujudnya akan berubah menjadi gas. Karena nitrous keluar ke tekanan atmosfir. Saat berubah menjadi gas, suhunya ikut turun menjadi -88,5 °C (Ini belaku juga pada korek gas yang pecah, maka gasnya terasa dingin, bukan?). Jadi, akan membantu meningkatkan tenaga mesin. Karena suhu yang dingin tersebut membuat udara dapat masuk lebih banyak ke ruang pembakaran. Bersamaan dengan bahan bakar juga ikut terbakar lebih banyak.
  5. Ketika piston berkompresi, maka tekanan meningkat dan menyebabkan suhu mesin naik. Dengan suhu yang panas ini dapat memisahkan unsur molekul yang terkandung di nitrous meniadi molekul nitrogen dan molekul oksigen.
  6. Tambahan pasokan oksigen lebih digabungkan dengan bahan bakar yang lebih akan meningkatkan tekanan dan ledakan di ruang pembakaran. Sehingga, tenaga mesin dapat meningkat.

Berdasarkan artikel di atas yang membahas tentang cara kerja Nitrous Oxide System (NOS), semoga dapat menambah wawasan kepada Anda. Gitomotor juga ucapkan terimaksih telah mengunjungi blog otomotif kami.

Baca juga artikel berikut:

Ketahui Pengertian Nitrous Oxide System (NOS) pada Kendaraan yang Perlu Diketahui

Komponen-Komponen Nitrous Oxide System (NOS) pada Kendaraan disertai Fungsinya

Komponen-Komponen Nitrous Oxide System (NOS) pada Kendaraan disertai Fungsinya

Pada artikel sebelumnya, kita telah mengulas tentang pengertian dari Nitrous Oxide System (NOS). Kini, Gitomotor akan membahas mengenai komponen-komponen NOS yang digunakan pada mobil.

NOS sering digunakan pada kendaraan mobil. Meskipun, ada juga motor yang dipasangi NOS.

Seperti halnya supercharger ataupun turbocharger, NOS juga mempunyai fungsi untuk mendongkrak tenaga mesin. Adapun besarnya tenaga yang meningkat setelah dipasang NOS, yaitu sekitar 50 Hp atau lebih.

Dengan begitu, jumlah oksigen yang bertambah akan meningkatkan jumlah bahan bakar yang masuk ke ruang bakar. Sehingga, daya ledakan di ruang bakar meningkat dan menambah tenaga mesin.

Untuk dapat memasang perangkat NOS pada kendaraan, seorang teknisi harus mengetahui komponen-komponen apa saja yang digunakan. Adapun komponen-komponen Nitrous Oxide System (NOS), yaitu sebagai berikut.

Baca juga: Ketahui Pengertian Nitrous Oxide System (NOS) pada Kendaraan yang Perlu Diketahui

 

Komponen-Komponen Nitrous Oxide System (NOS) pada Kendaraan disertai Fungsinya

Komponen NOS

Berikut ini adalah komponen-komponen NOS yang dipasang pada kendaraan.

1. Komponen-Komponen Nitrous Oxide System (NOS)

NOS terdiri atas beberapa komponen. Komponen-komponen NOS antara lain sebagai berikut.

2. Botol/Tabung Nitrous

Tabung bertekanan tinggi yang menyimpan gas nitrous dalam bentuk cairan.

3. Selang Nitrous (Nitrous Feed Line)

Selang ini mempunyai fungsi untuk menyalurkan nitrous dari botol menuju pelat nitro.

4. Pelat Nitrous

Pelat nitrous dipasang di antara intake manifold dan throttle body. Di pelat inilah tempat nitrous dan bahan bakar diinjeksikan. Pelat nitrous menjadi salah satu metode penyuntikan nitrous yang masuk ke ruang bakar. Adapun metode lainnya akan Gitomotor ulas di lain kesempatan.

5. Solenoids

Biasanya, solenoid letaknya di pelat nitrous. Solenoid memiliki fungsi sebagai switch on/off untuk nitrous dan bahan bakar yang akan disuntikkan.

6. Brass Jets

Brass jets terdapat mata spray/nozzle. Komponen ini memiliki bentuk mirip seperti yang terdapat di karburator. Ukuran brass jets bermacam-macam. Hal ini tergantung dari jumlah nitrous dan bahan bakar yang ingin disuntikkan.

7. Adapter Bahan Bakar (Fuel Rail Adapter)

Komponen ini berfungsi untuk menghubungkan selang bahan bakar dengan fuel rail.

8. Relay dan Sensor

Relay dan sensor termasuk komponen elektronik yang digunakan pada mode otomatis. Fungsinya sebagai sakelar untuk menghubungkan solenoids dengan sensor throttle (throttle position sensor). Alhasil, nitrous dapat aktif secara otomatis jika mesin bekerja di rpm tertentu.

9. Valve Purge

Valve purge sebagai komponen optional. Valve purge memiliki fungsi untuk melepaskan (membuang) sisa nitrous yang terdapat di selang nitrous setelah nitrous disuntikkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan suplai nitrous berikutnya bisa langsung masuk ke dalam pelat nitrous. Gas nitrous dari proses purge ini akan disemprot keluar dari mobil. Juga terkadang sengaja dilakukan untuk atraksi atau menarik perhatian orang.

Demikian ulasan tentang komponen-komponen Nitrous Oxide System (NOS). Semoga apa yang baru gitomotor sampaikan dapat bermanfaat menambah pengetahuan.

Baca juga: Kenali Lebih Dekat Tentang Pengertian Supercharger serta Kelebihan dan Kukurangannya, Yuk!

Saturday, June 4, 2022

Fungsi Sirip di Blok Mesin dan Silinder Head pada Mesin Motor

Fungsi Sirip pada Blok Mesin dan Silinder Head – Pada kesempatan ini Gitomotor akan menyinggung tentang sirip pada blok atau silinder head di mesin. Ternyata, sirip yang ada tersebut bukan sebagai pemanis saja, melainkan ada fungsinya juga.

Pada motor yang berpendingin udara (tidak dipasangi radiator), pasti memiliki sirip yang ada pada blok dan silinder head di mesinnya. Karena hampir semua motor masih berpendingin udara, maka mesin dengan model seperti ini tidak kalah dengan mesin sekarang ini (yang telah menggunakan radiator).

Fungsi Sirip di Blok Mesin dan Silinder Head pada Mesin Motor
Sirip mesin tanpa radiator. (unsplash.com/@gurysimrat)

Fungsi sirip pada blok dan silinder head akan bekerja ketika motor jalan.

Ketika motor melaju, terpaan angin yang ditangkap dari depan langsung mengarah ke sirip-sirip di blok dan silinder head.

Sirip ini memiliki fungsi, yaitu untuk mendinginkan mesin. Alhasil, panas yang ditimbulkan mesin dapat diredam.

Baca juga: Masalah Motor Keluar Asap saat Baru Dinyalakan, Ada 3 Penyebabnya

Bedanya Motor dengan Radiator dan Tanpa Radiator

Fungsi Sirip di Blok Mesin dan Silinder Head pada Mesin Motor
Mesin dengan radiator (unsplash.com/@gijsparadijs)

Adapun untuk motor yang telah dilengkapi radiator, mesinnya sudah tidak memerlukan sirip tersebut.

Hal ini juga sebagai penanda untuk membedakan motor yang memakai radiator atau tidak.

Sistem pendinginan mesin motor yang menggunakan radiator berpangku pada sirkulasi air radiator.

Jadi, fungsi utama sirip tersebut adalah untuk menangkap angin dan mengalirkannya supaya dapat membantu proses pendinginan mesin ketika bekerja.

Nah, demikian pembahasan mengenai fungsi sirip pada blok mesin dan silinder head. Semoga hal yang telah Gitomotor sampaikan dapat memberikan pengetahuan tentang informasi seputar otomotif.

Baca juga: Ketahui Lebih Awal Penyebab Motor Brebet di Putaran Tengah

Ketahui Lebih Awal Penyebab Motor Brebet di Putaran Tengah

Penyebab Motor Brebet di Putaran Tengah - Sekarang ini sepeda motor sudah menjadi barang wajib ada bagi setiap orang. Entah untuk pamer semata maupun transportasi sehari-hari.

Penyebab Motor Brebet di Putaran Tengah
Kawasaki Ninja (unsplash.com/@schaemii)

Sepeda motor sangat berguna. Kegunaannya untuk keperluan sehari-hari. Seperti berangkat kerja, ke pasar, mengantar makanan, atau moda ngojek online yang lagi ramai saat ini. Karena sering digunakan dan mengabaikan perawatan rutin, tentu akan menjadi penyebab motor brebet di putaran tengah ketika dijalankan.

Ketika mesin dihidupkan dan mulai digeber, seluruh komponen di dalam mesin akan bergerak sesuai tugasnya masing-masing. Sehingga, motor dapat berjalan sesuai keinginan biker.

Motor yang digunakan untuk mengangkat beban yang tidak semestinya, maka memberatkan kerja mesin. Tentunya, lama-kelamaan kemampuan komponen mesin mulai menurun. Alhasil motor menjadi brebet di putaran tengah. Brebetnya mesin motor itu mengindikasikan bahwa ada komponen yang mengelami masalah. Jika demikian, tindakan servis perlu dilakukan untuk menghilangkannya.

Munculya suara brebet ini akan terasa ketika motor berjalan di putaran menengah. Kemudian, pengendara akan merasakan mesin tersendat seakan-akan motor mau mati. Bahkan pernah terjadi motor mendadak mati di tengah jalan.

Masalah motor brebet ini jangan diangap sepele. Selain membahayakan bila mogok di tengah jalan, juga membuat malu pemiliknya. Apalagi motor tersebut baru dibelinya.

Penyebab motor brebet ini hanya sebagian orang yang paham mesin dapat mengetahuinya. Karena hal ini dapat terjadi di semua motor. Baik masih baru atau sudah lama.

Penanganan masalah ini sebenarnya tidak sampai membongkar mesin. Akan tetapi untuk antisipasinya perlu penangganan secepatnya. Jika dibiarkan dan motor dipakai terus-menerus, kerusakan dapat merambat pada komponen lainya.

Baca juga: Masalah Motor Keluar Asap saat Baru Dinyalakan, Ada 3 Penyebabnya

Penyebab Motor Brebet di Putaran Tengah

Berikut ini 5 penyebab motor brebet di putaran tengah.

1. Busi Mulai Rusak

Salah satu penyebab motor brebet ketika di putaran tengah, yaitu terdapat masalah pada komponen busi. Jika busi telah soak, penyaluran listrik tidak dapat bekerja secara normal. Busi yang melemah akan menggangu proses pembakaran. Sehingga, tarikan mesin akan brebet.

Untuk mengatasinya, yaitu cek kondisi busi secara langsung. Jika warnanya telah hitam gosong, segera bersihkan busi dengan ampelas. Jika masih brebet, tandanya busi telah soak dan harus diganti dengan yang baru.

Sebagai rekomendasi Anda dapat membeli busi dengan tipe lebih tinggi. Misalnya, jika awalnya menggunakan busi NGK7, sebaiknya pilih tipe busi dengan angka 8 atau 9.

Agar awet, cek busi secara berkala. Jika busi telah kotor, bersihkan segera.

2. Kotoran dan Air Masuk ke Dalam Tangki

Penyebab motor brebet di putaran tengah berikutnya adalah bahan bakar bercampur dengan air. Ini sering terjadi. Penyebabnya dapat terjadi ketika mencuci motor tidak sengaja tangki kesemprot air cukup deras. Alhasil air dapat merembes masuk ke dalam tangki. Tidak cuma itu. Penyebab lainnya, yaitu pembelian bensin telah dicampur dengan bahan lain (bensin campuran). Jika demikian, tarikan mesin menjadi tersendak seperti bensin mau habis.

Untuk mengatasinya, harus menguras habis isi tangki dan keringkan di bawah sinar matahari. Selain itu, keluarkan semua bensin yang tercampur. Dengan cara mengeluarkanya lewat pembuangkan bensin yang menempel di karburator.

Baca juga: Segini Ukuran Ban Standar Yamaha Xmax

3. Filter Udara yang Kotor

Sering dengan pemakaian motor, filter udara lama-kelamaan akan kotor. Karena telah menyaring debu yang terbawa oleh udara sebelum masuk ke ruang bakar. Lama-kelamaan debu dan kotoran akan semakin menumpak dan menembel sehingga membuat celah udara mampet. Akibatnya, udara tidak dapat masuk secara maksimal.

4. Setelah Klep Tidak Sesuai

Selain busi, penyebab motor brebet di putaran tengah karena setelan/setingan klep yang tidak standarnya. Jika setelan klep terlalu longgar atau rapat, jumlah udara dan bahan bakar yang masuk ke ruang pembakaran akan berpengaruh. Jika masalah ini terjadi, segera bawalah motor ke bengkel ahli.

5. Setelan Stasioner Tidak Sesuai

Stasioner atau dikenal dengan langsam motor. Jika setelannya terlalu kecil juga menjadi penyebab motor brebet di putaran tengah. Kenapa dapat terjadi? Hal ini disebabkan karena campuran bahan bakar dan udara yang masuk kurang pas. Jika belum pernah menyetel/menyeting stasioner, alangkah baiknya bawalah motor ke bengkel ahli. Penyetelan stasioner diperlukan feeling dalam merasakan suara mesin.

6. Karburator dan Injektor yang Kotor

Penyebab motor brebet di putaran tengah yang terakhir, yaitu adanya kotoran atau kerak yang tersumbat di injeksi atau karburator. Supaya karburator tidak mudah kotor, sebaiknya gunakan bahan bakar pertamax. Selain membuat karburator/injeksi tetap terjaga kebersihanya, pemakaian pertamax juga membuat komponen busi tetap bersih. Jadi, dapat menghemat biaya servis motor.

Itu tadi ulasan mengenai penyebab motor brebet di putaran tengah. Semoga artikel yang baru gitomotor share dapat bermanfaat manambah pengetahuan seputar otomotif.

Baca juga: Ini Dia Penyebab CVT Nmax Muncul Bunyi Kasar, Cek Bagian Ini!

Friday, June 3, 2022

Masalah Motor Keluar Asap saat Baru Dinyalakan, Ada 3 Penyebabnya

Apakah normal pada motor yang keluar asap saat baru dinyalakan?

Jika dilihat di jalanan, motor-motor saat ini dapat dibilang lebih bersih emisinya. Karena asap yang dikeluarkannya tidak kelihatan atau cuma gas yang tidak berwarna.

Akan tetapi, ada juga motor yang tadinya rendah emisi, mendadak keluar asap. Apalagi keluarnya asap hanya terjadi sewaktu motor baru diinyalakan. Khususnya, di pagi hari.

Kira-kira penyebabnya kenapa?

Keluarnya asap dari knalpot motor saat baru dinyalakan dapat disebabkan oleh beragam hal. Kemungkinan karena bensin yang masuk ke ruang bakar kebanyakan atau oli yang bocor masuk ke ruang bakar.

Penyebab Motor Keluar Asap saat Baru Dinyalakan

 

Motor Keluar Asap saat Baru Dinyalakan
Motor keluar asap saat baru dinyalakan. (pexels.com/@arthousestudio)

Dengan melihat ketidakwajaran gejala yang ditimbulkan, maka kita dapat memastikan penyebabnya. Adapun yang menyebabkan motor keluar asap saat baru dinyalakan, antara lain sebagai berikut.

1. Bensin yang Masuk Terlalu Kaya

Volume bensin yang masuk ke ruang bakar terlalu banyak dari kadar normalnya, justru akan membuat pembakaran menjadi tidak sempurna. Sehingga, gas buang yang dihasilkan akan berwujud asap berwarna kelabu. Juga mengeluarkan bau yang sangat menyengat.

Tahukah Anda kenapa suplai bensin yang masuk terlalu banyak? Jika motor dengan sistem karburator, masalah ini memang sering terjadi. Hal ini disebabkan karena setingan/setelan karburator yang tidak tepat. Akan tetapi, pada motor yang berinjeksi juga dapat muncul.

Umumnya, motor injeksi yang mengalami masalah tersebut, disebabkan karena kerusakan di salah satu sensor injeksi. Dalam hal ini juga mengakibatkan indikator MIL pada dashboard menyala berkedip.

Baca juga: Cara Cek Membran Bocor pada Motor 2-Tak yang Benar, Cukup Lakukan Hal Ini!

2. Seal Klep Bocor

Seal klep merupakan karet penyekat yang terdapat pada katup mesin. Seal klep berfungsi untuk mencegah oli masuk ke intake manifold atau ruang bakar

Jika seal klep bocor, oli dari kepala silinder akan merembes masuk ke intake manifold. Oli ini tetap akan merembes walau mesin tidak dinyalakan sekalipun.

Jadi, saat mesin akan dihidupkan, rembesan oli tersebut menjadi berkumpul. Di mana rembesan oli yang terkumpul tersebut masuk ke ruang bakar, sehingga ikut terbakar bersama campuran udara dan bahan bakar. Alhasil gas buang yang dikeluarkan membentuk asap berwarna putih.

Namun, asap tersebut berangsung-angsur menghilang. Itu karena rembesan oli di seal sangatlah sedikit. Jadi, saat mesin sudah menyala lama, efeknya tidak kelihatan. Tetapi, saat mesin mati lama dan rembesan oli berkumpul menjadi banyak, maka efeknya dapat terlihat saat motor baru dinyalakan.

3. Asap dari Uap Air yang Menguap

Selain masalah yang terjadi pada mesin, asap juga dapat timbul karena adanya embun air di dalam pipa knalpot. Saat mesin dinyalakan, embun ini akan menguap oleh panas knalpot. Sehingga, keluar asap berwarna putih dari knalpot.

Masalah ini juga dapat muncul seusai motor dicuci atau motor telah menerjang hujan. Berbahayakah?

Tentu tidak. Karena jika embunnya sudah menguap habis, asapnya akan menghilang dengan sendirinya.

Utamanya, selalu perhatikan mesin apakah brebet atau tidak. Juga cek rutin volume oli mesin. Pastikan selalu terisi.

Demikian pembahasan tentang masalah motor keluar asap saat baru dinyalakan. Semoga apa yang telah Gitomotor sampaikan dapat diterima dengan baik dan menambah pengetahuan seputar otomotif.

Baca juga: Ini Dia Penyebab CVT Nmax Muncul Bunyi Kasar, Cek Bagian Ini!

Saturday, May 28, 2022

Segini Ukuran Ban Standar Yamaha Xmax

Ukuran Ban Yamaha Xmax - Kembali lagi di artikel Gitomotor. Pada kesempatan ini Gitomotor ingin membahas tentang ukuran ban standar pada Yamaha Xmax.

Ukuran ban standar yamaha xmax
roda depan Xmax

Ukuran ban standar yamaha xmax
roda belakang Xmax

Xmax adalah seri yang lebih tinggi dari Nmax. Masuk dalam daftar keluarga Maxi dari Yamaha. Skutik ini dibekali dengan mesin berkapasitas 250 cc dengan satu silinder. Yamaha Xmax menjadi pilihan cocok bagi yang ingin motor metik berperforma tinggi di atas Yamaha Nmax.

Untuk harga dari Yamaha Xmax lebih kurang sekitar Rp 62.000.000 rupiah (OTR). Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan dan di tiap daerah berbeda-beda.

Yamaha Xmax memiliki ukuran body yang cenderung lebih besar dibanding Yamaha Nmax.

Tahukah berapa ukuran ban standar Yamaha Xmax itu? Yamaha Xmax memakai ban belakang berukuran 140/70-14 dan ban depan berukuran 120/70-15.

Jika dibandingkan dengan Yamaha Nmax, Yamaha Xmax memakai ban yang lebih besar. Apalagi pelek dari Yamaha Xmax juga berdiameter lebih besar. Ukuran diameter pelek belakangnya sebesar 14 inci, sedangkan pelek depan sebesar 15 inci.

Sekadar informasi! Angka di depan garis miring menandakan lebar tapak dari sebuah ban, sedangkan angka di belakang strip (-) menandakan ukuran pelek ban, dan angka di belakang garis miring (/) menandakan ukuran ketinggian ban dalam persen dari ukuran lebar tapak ban.

Jadi, ukuran ban adalah 120/70-15, maka ban tersebut memiliki lebar tapak 120 milimeter, ketinggian 70 % dari 120 mm (yaitu 84 mm), dan diperuntukan untuk pelek berukuran 15 inci.

Adapun ukuran ban 140/70-14 adalah ban tersebut memiliki lebar tapak 140 mm dengan ketinggian ban sebesar 70 % dari 140 mm atau 98 mm dan ban tersebut diperuntukan untuk pelek 14 inci.

Nah, artikel dengan judul “Segini Ukuran Ban Standar Yamaha Xmax” ini Gitomotor cukupkan sampai di sini. Semoga menambah manfaat dan sampai bertemu lagi.